
Kritik Pedas DPR Highlight Rasio Petugas Pemadam yang Tidak Manusiawi
Kritik keras datang dari Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T Danaparamita, yang mempertanyakan efektivitas koordinasi serta klaim program Kemenhut. Berdasarkan data resmi Kemenhut pada Rapat Kerja DPR, total luas karhutla nasional telah menembus angka 202.004 hektare hingga Juli 2026. Sonny menyoroti ketimpangan ekstrem antara luas area kebakaran dengan jumlah personel Manggala Agni di lapangan, khususnya di Kalimantan Barat di mana 265 petugas harus menangani 38.310 hektare lahan.
"Meski kementerian mengklaim telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), mengaktifkan War Room, serta menambah personel gabungan, hasilnya tidak tampak di lapangan. Jika koordinasi tersebut efektif, api tidak akan meluas secara tak terkendali," ujar Sonny. Ia menambahkan, "Artinya, satu orang dipaksa menjinakkan api di area seluas lebih dari 144 hektare. Ini merupakan ancaman mematikan bagi keselamatan petugas, bukan sekadar operasi mitigasi."
Aksi Lapangan Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Sekadar Pencitraan oleh Warganet
Kunjungan kerja singkat yang dilakukan Raja Juli Antoni ke Palangka Raya dan Pulang Pisau justru memicu gelombang sinisme di media sosial. Langkah Menhut mendatangi remaja berkostum Superman yang viral memadamkan api dianggap tidak menyelesaikan akar masalah bencana asap yang berkepanjangan. Warganet menilai respons kementerian sangat kontras dengan situasi riil yang dihadapi masyarakat setiap hari.
"Sehari setelah dipanggil DPR, Raja Juli terbang ke Kalimantan Tengah meninjau penanganan karhutla di Palangka Raya dan Pulang Pisau, serta menemui Rudiansyah, remaja berkostum Superman yang viral memadamkan api, sambil membawa salam dari Presiden Prabowo dan menyebutnya forest hero. Asapnya sudah sebulan, kunjungannya dua hari, dan penilaiannya sekarang ada di tangan warga yang tiap pagi masih menghirup udara yang sama," tulis akun Arisvara Real dalam unggahannya.
Gelombang Sindiran Pedas Netizen Terhadap Menhut dari Partai PSI
Ketidakpuasan publik merembet menjadi berbagai sindiran tajam yang membanjiri kolom komentar media sosial. Banyak warganet mempertanyakan fokus kerja sang menteri di tengah kondisi darurat asap yang kian mengancam kesehatan warga Kalimantan.
"Lagi ngurusin proposal buat open donasi KARHUTLA," ungkap akun Nurdin Abdillah.
"Lagi mempersiapkan bibit sawit punya tuan," timpal akun Ndhy Kapernando House Azz.
"Lagi main Remi domino," balas akun Megan Megan.
.png)










