Republikita
2 min read704

Cegah Kasus Keracunan Pangan, BGN Gandeng BPOM Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (Bapanas/BGN) memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna membangun sistem pengawasan berlapis dari hulu ke hilir. Langkah ini diambil untuk memastikan standar kualitas menu makanan serta mencegah potensi kasus keracunan pangan di sekolah-sekolah sasaran seluruh Indonesia.

O

OP Admin

Published in Republikita

Loading...
Cegah Kasus Keracunan Pangan, BGN Gandeng BPOM Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) terus mematangkan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperketat sistem pengawasan mutu makanan di lapangan. Langkah strategis ini direalisasikan melalui kolaborasi intensif bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengawal standar keamanan pangan secara paripurna.

Kerja sama lintas lembaga tersebut ditujukan untuk membangun benteng pengawasan berlapis, mulai dari pemilihan bahan baku, kebersihan dapur penyedia, hingga distribusi makanan siap santap kepada jutaan peserta didik di seluruh penjuru tanah air.

Pengawasan Mutu Berlapis dari Hulu ke Hilir

Keterlibatan BPOM dalam program MBG memegang peranan krusial untuk memastikan seluruh makanan yang disajikan memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal program prioritas ini melalui implementasi standar pengawasan ketat di setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi.

Melalui pengawasan berlapis dari hulu hingga hilir, pemerintah berupaya menutup celah kontaminasi dan mengantisipasi secara dini risiko gangguan kesehatan seperti keracunan makanan yang dapat merugikan anak-anak penerima manfaat.

Penyiapan Puluhan Program Strategis Pengawasan

Sebagai bentuk langkah nyata di lapangan, BPOM telah merancang sekitar 21 program pengawasan dan pendampingan teknis yang disiapkan untuk memperkuat kebersihan serta mutu olahan dapur MBG. Program-program tersebut mencakup pengujian sampel makanan secara berkala, edukasi higiene sanitasi bagi para pengolah makanan, hingga sertifikasi kelayakan dapur penyedia (dapur SPPG).

Langkah proaktif ini diharapkan mampu menciptakan standar keamanan pangan yang seragam di seluruh daerah, sehingga implementasi program MBG dapat berjalan aman, higienis, dan memberikan manfaat gizi maksimal bagi generasi muda Indonesia.

Jamin Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

Kerja sama sinergis antara BGN dan BPOM menjadi wujud hadirnya negara dalam menjamin perlindungan kesehatan anak-anak sekolah. Selain berfokus pada kecukupan gizi harian, jaminan terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi siswa menjadi syarat mutlak suksesnya keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis secara nasional.

Pemerintah optimistis lewat pengawasan yang diperketat, kualitas penyajian menu MBG akan makin teruji dan tepercaya, sekaligus menjadi pijakan kuat dalam membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles