Republikita
4 min read480

Herindra Beri Semangat Timnas Esports Indonesia, Minta Atlet Maksimalkan Persiapan Jelang Asian Games 2026

JAKARTA — Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) Muhammad Herindra memberikan semangat kepada para atlet Tim Nasional Esports Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Menjelang dimulainya pertandingan esports pada 19 September 2026, Herindra meminta para atlet memaksimalkan persiapan dan menjaga kondisi agar dapat tampil optimal di arena pertandingan.

O

OP Admin

Published in Republikita

Loading...
Herindra Beri Semangat Timnas Esports Indonesia, Minta Atlet Maksimalkan Persiapan Jelang Asian Games 2026

Pesan tersebut disampaikan Herindra saat menghadiri acara ramah tamah bersama para atlet dan orang tua di Pelatnas Tim Nasional Esports Indonesia di Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (18/9). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa kesiapan menghadapi kompetisi internasional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kondisi fisik, mental, pengelolaan emosi, dan kemampuan mempertahankan fokus.

Herindra Tekankan Kesiapan Fisik dan Mental

Menurut Herindra, fase menjelang pertandingan menjadi kesempatan penting bagi atlet untuk memastikan seluruh aspek persiapan berada dalam kondisi optimal. Intensitas latihan tetap perlu dijaga, namun harus diimbangi dengan kebugaran dan kemampuan mengelola tekanan selama pertandingan.

“Seluruh Atlet harus menjaga kondisi fisik dan mental, mengelola emosi, serta tetap fokus menghadapi setiap pertandingan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan berikan kemampuan terbaik untuk Indonesia di Asian Games 2026,” ujar Herindra.

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa persiapan Timnas Esports Indonesia diarahkan tidak hanya pada peningkatan keterampilan bermain, tetapi juga kesiapan menyeluruh sebagai atlet yang akan membawa nama Indonesia dalam kompetisi tingkat Asia.

Persiapan Tim Dinilai Sudah Maksimal

Sebelumnya, Herindra juga meninjau langsung pemusatan latihan nasional Timnas Esports Indonesia. Dari hasil peninjauan tersebut, ia menyampaikan bahwa persiapan para atlet telah berjalan dengan baik dan para atlet menunjukkan semangat menghadapi kompetisi.

“Persiapan saya pikir sudah sangat maksimal, ya. Tadi saya sudah langsung tanya ke atlet, semua sudah semangat. Terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu, terutama yang sudah memberikan pelatihan yang bagus. Sekarang kita tinggal menunggu dan berdoa,” kata Herindra, sebagaimana dikutip Esports.ID.

ANTARA juga melaporkan bahwa PB ESI telah berkomunikasi dengan para atlet dan ofisial untuk memastikan kesiapan sebelum keberangkatan ke Jepang. Herindra menyebut dukungan dari berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam proses persiapan tersebut.

Indonesia Targetkan Delapan Medali

Timnas Esports Indonesia membawa target delapan medali dari delapan nomor yang diikuti pada Asian Games 2026. Target tersebut terdiri atas satu medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Nomor eFootball menjadi target untuk medali emas.

Sementara itu, tiga medali perak ditargetkan melalui PUBG Mobile, Mobile Legends: Bang-Bang, dan Gran Turismo 7. Empat medali perunggu masing-masing ditargetkan dari Honor of Kings, Naraka: Bladepoint, Pokémon Unite, dan Identity V.

ANTARA mencatat delapan nomor yang diikuti Indonesia adalah Mobile Legends, Honor of Kings, Identity V, Naraka BladePoint, Pokemon Unite, e-Football, Grand Turismo 7, dan PUBG Mobile. Secara keseluruhan, PB ESI berharap target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan, bahkan terbuka kemungkinan melampaui sasaran tersebut.

Bonus Tambahan bagi Atlet yang Melampaui Target

Selain memberikan dukungan moral, PB ESI juga menyiapkan bentuk apresiasi tambahan bagi atlet yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Pemberian bonus tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap pencapaian atlet dalam membawa nama Indonesia di Asian Games 2026. Informasi mengenai bonus ini disampaikan Herindra dalam agenda ramah tamah bersama atlet dan orang tua di Pelatnas.

Dengan demikian, para atlet tidak hanya diarahkan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan, tetapi juga memiliki ruang untuk mengejar hasil lebih tinggi melalui performa terbaik di pertandingan.

Pelatnas Didukung Ekosistem Esports

Persiapan Tim Nasional Esports Indonesia juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam ekosistem esports. PB ESI menyebut dukungan tersebut antara lain datang dari Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto, Salonpas, Garmin, Jisulife, dan D-Link. Game publisher, manajemen klub esports, serta berbagai pihak lainnya juga turut memberikan dukungan selama pelaksanaan Pelatnas.

Dukungan tersebut mencakup kebutuhan yang menunjang kenyamanan dan kesiapan atlet selama menjalani pemusatan latihan. Bagi tim nasional, dukungan ekosistem menjadi bagian dari persiapan menghadapi kompetisi dengan tuntutan performa tinggi.

33 Atlet Disiapkan untuk Delapan Nomor

Esports.ID melaporkan bahwa PB ESI menyiapkan 33 atlet, dengan dukungan tujuh pelatih dan empat asisten pelatih untuk menghadapi Asian Games 2026. Para atlet tersebut akan bertanding dalam delapan nomor esports yang menjadi bagian dari target medali Indonesia.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa persiapan menuju Asian Games tidak hanya bertumpu pada individu pemain, tetapi juga melibatkan struktur tim, pelatih, pendamping, serta dukungan berbagai pihak di sekitar kontingen.

Membawa Nama Indonesia ke Panggung Asia

Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menjadi salah satu panggung penting bagi perkembangan esports Indonesia. Bagi para atlet, pertandingan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga kesempatan menunjukkan kemampuan Indonesia di kompetisi esports tingkat Asia.

Karena itu, pesan Herindra menjelang keberangkatan menempatkan kesiapan fisik, mental, pengendalian emosi, dan fokus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kemampuan teknis. Dengan persiapan yang telah dilakukan selama Pelatnas, para atlet kini diarahkan untuk menjaga kondisi dan memberikan performa terbaik ketika pertandingan dimulai.

Target satu emas, tiga perak, dan empat perunggu menjadi sasaran yang telah ditetapkan PB ESI. Hasil akhirnya akan ditentukan oleh performa para atlet ketika kompetisi berlangsung di Aichi-Nagoya.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles