Republikita
•2 min read•688

Perketat Pengawasan Program MBG, BGN Buka Kanal Komplain Langsung dan Tembusan Email Kepala BGN

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam memperketat pengawasan dan menjaga standar mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Guna memastikan seluruh masukan dari lapangan tertangani dengan cepat, BGN membuka kanal pengaduan langsung melalui surat elektronik (email) yang memiliki tembusan (carbon copy/CC) secara langsung kepada Kepala BGN, Sudaryono.

O

OP Admin

Published in Republikita

Loading...
Perketat Pengawasan Program MBG, BGN Buka Kanal Komplain Langsung dan Tembusan Email Kepala BGN

Buka Jalur Komplain Langsung ke Kepala BGN

Kehadiran saluran komunikasi berbasis email ini dirancang sebagai bentuk jaminan bahwa setiap laporan dari sekolah akan mendapatkan perhatian serius dari pilar kepemimpinan BGN. Apabila pihak sekolah menemukan adanya ketidaksesuaian standar dari pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekolah dapat langsung menyampaikan protes resminya tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit.

“Bapak-Ibu guru boleh protes ke SPPG-nya, tapi di-CC atau ditembuskan ke saya. Ada emailnya, sampaikan saja, tidak perlu takut,” kata Sudaryono dalam keterangannya.

Dorong Sekolah Bersikap Kritis Tanpa Rasa Takut

Langkah ini diambil BGN untuk mengikis rasa sungkan atau Takut dari pihak sekolah dalam melaporkan kendala di lapangan. BGN menekankan bahwa keselamatan, kesehatan, dan pemenuhan gizi peserta didik harus menjadi prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

Pihak sekolah diimbau untuk aktif mengoreksi jika menemukan indikasi menu makanan yang kurang higienis, porsi yang tidak memadai, rasa yang tidak layak, maupun keterlambatan distribusi makanan yang berpotensi mengganggu jam aktivitas belajar-mengajar.

BGN Siapkan Sanksi dan Intervensi Tegas Terhadap SPPG

Sudaryono menegaskan bahwa BGN tidak akan segan untuk mengintervensi pengelola SPPG yang terbukti lalai atau mengabaikan keluhan dari pihak sekolah. Pengawasan langsung ini dipandang perlu agar para pengelola dapur penyedia makanan bekerja sesuai dengan petunjuk teknis dan standar kualitas yang dipersyaratkan.

“Dapur itu memang tidak takut sama kepala sekolah, tapi dapur itu takutnya dengan BGN. Maka izinkan kami terhubung dengan semua kepala sekolah yang ada di seluruh Indonesia,” ujar Sudaryono menambahkan.

Integrasi dengan Sistem Rating Digital

Kanal email pengaduan ini nantinya juga akan terintegrasi dengan rencana peluncuran aplikasi penilaian digital (rating) berbasis bintang 1 hingga 5 mirip platform ojek online. Kombinasi antara aplikasi rating dan email pengaduan langsung diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengawasan MBG yang transparan, terukur, dan akuntabel di seluruh Nusantara.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles